Saham batu bara dalam tekanan

Jakarta (ANTARA News) – Seiring melemahnya harga minyak mentah dan komoditas lainnya, maka saham sektor batu bara berpotensi melemah pada perdagangan Selasa, demikian pendapat analis Samuel Sekuritas Indonesia, Adrianus Bias, di Jakarta.

Ia mengatakan, kondisi ini menyusul koreksi yang terjadi pada harga batu bara NEWC ke level 83,1 dolar Amerika Serikat (AS) per ton.

“Pelemahan harga komoditas batu bara ini akan berimbas pada terkoreksinya saham-saham sektor tersebut,” katanya.

Adrianus mengemukakan, sejalan dengan pelemahan komoditas batu bara, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) masih akan bergerak melemah seiring minimnya sentimen positif baru dari bursa global.

Tercatat pada pembukaan sesi I perdagangan Selasa (26/6), IHSG dibuka merosot 3,10 poin (0,09 persen) ke level 3.854,48. Sedangkan, indeks saham unggulan LQ45 turun 0,90 poin (0,13 persen) menjadi 656,19.

Untuk bursa global, bursa AS ditutup melemah signifikan sekitar 1,5 persen mengikuti koreksi signifikan pada bursa Eropa.

Pesimisme pasar akan hasil pertemuan Uni Eropa pada akhir pekan ini menjadi sentimen negatif utama di bursa global, ditambah dengan pernyataan Kanselir Jerman, Angela Merkel, yang tetap menolak penerbitan “eurobond”.

Sentimen positif dari pernyataan mengenai data perumahan dan manufaktur AS yang lebih baik dari harapan tidak mampu mengompensasi pesimisme pasar.

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/318211/saham-batu-bara-dalam-tekanan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: